Menulis untuk Publikana: Isi, Judul, Intro 9

Senin, 28 Sep '09 14:59

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: libraries/Gatekeeper.php

Line Number: 260

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: libraries/Gatekeeper.php

Line Number: 260

Manfaatkan Notepad. Temuan sudah nyantol di benak, lalu tinggal menuliskannya. Agar lancar dan aman gunakan saja Notepad dan sejenisnya (bergantung OS komputer), seperti saya, lalu copy and paste. Jika tiba-tiba koneksi terputus maka tulisan pun terselamatkan.

Bagaimana membuat judul? Berbeda dari blog, yang bisa diisi satu kata (misalnya "Huh!"), judul dalam Publikana akan lebih menarik minat orang lain untuk membaca jika "berbunyi". Setidaknya menarik orang untuk melirik judul. Misalnya "Layanan Listrik Pra-Bayar" dari Prajnamu. Bisa saja orang lain tak membaca isinya, tetapi mereka akan tahu sepintas tentang soal itu.

Judul itu pula yang akan terangkut oleh RSS dan tercium oleh aplikasi reader serta mesin pencari. Ketika menulis "Sepeda Motor tanpa Lampu masih Merajalela di Pondokgede", secara sadar saya memasukkan keterangan tempat (Pondokgede) agar lebih spesifik.

Masih berkaitan dengan RSS, isi artikel atau posting yang terangkut bukanlah keseluruhan melaikan intro atau ringkasan (excerpts) yang mengawali tulisan.

Bagaimana membuat intro? Jujur saja, saya kadang teringat setelah selesai menulis isi artikel. Agar tak asal ketik dengan harapan tak menabrak kuota (140 karakter), maka sebaiknya sedikit dipikirkan.

Salah satu pendekatan dalam intro adalah meringkas masalah. Ketika saya menulis Sepeda Motor tanpa Lampu itu, saya menyampaikan pokok persoalan. "Ada yang lampunya dicopot. Ada yang motornya berlampu tapi tak dinyalakan. Pegendara lain tak melihat mereka." Keterangan tempat tak saya ulang karena sudah ada dalam judul.

Pendekatan lain: menyodorkan pertanyaan. Ketika saya menulis "Abonemen Telkomsel. Buat Apa Ya?", saya membuat intro sebagai argumentasi pendukung judul. Begini bunyinya, "Boleh saja abonemen Rp 65.000 per bulan itu diberi kompensasi ini dan itu. Tapi jelaskan dulu dasar pengenaan biaya itu."

Ringkas, hemat kata, terangkut RSS, dan terendus mesin pencari (karena bantuan tagging). Ibarat kata, kita mengemas nasi padang. Dari bungkusnya bisa ditebak. Kalau lapar, orang toh akan membuka dan menyantapnya.

© Ilustrasi utama: label.blogombal.org

Catatan: untuk mengasah temuan agar menjadi "berita", bahan-bahan mentah seperti dalam memo.blogombal.org dapat Anda coba di blog Anda.


Tag: panduan menulis, posting, judul, intro

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Pantau

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

mawi wijna 0 0
siap paman! saya bakal peras kata-kata lagi untuk bikin artikel lebih menarik. : )
le renard 0 0
terima kasih Mas Paman Antyo Rentjoko : )
prajnamu 0 0
Antyo Rentjoko: Terima kasih Pak! : D
le renard 0 0
gambare marake ngelih! sumprit! : |
ndableg 0 0
kalo perlu pake intro yang bombastis yah pakdhe?

*nek perlu ndobos2 sithik* : D
ndableg 0 0
Antyo Rentjoko: pertanyaan newbie: alamat akses mobile publikana.com apa pakdhe?
ndableg 0 0
di sini masih pake istilah 'warga terpuji' yah..?

*walah, kok gambarku nongol di situh..*
Antyo Rentjoko 0 0
ndableg: bombastis? ndobos? pembaca yang akan menilai : D
Antyo Rentjoko 0 0
ndableg: Hmm akses mobile? Belum dibikin app-nya. : )

Silahkan login untuk memberikan pendapat