Emergency Call Telkomsel Payah 4

Jumat, 9 Okt '09 05:29

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: libraries/Gatekeeper.php

Line Number: 260

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: libraries/Gatekeeper.php

Line Number: 260

Saat tengah bersepeda dalam perjalanan pulang, Kamis (8/10) sekitar pukul 20.30, saya menyaksikan dua orang tergeletak di tepi Jl. Ahmad Yani, Solo. Entah celaka karena bertubrukan sesama pengguna jalan raya atau akibat menabrak pembatas jalan di dekat Hotel The Sunan itu, saya tak tahu persis.

Karena banyak orang sudah melakukan pertolongan, saya meneruskan perjalanan sambil menelepon 112, fasilitas emergency call yang disediakan semua operator telepon seluler. Sial, berulang kali kupencet nomor panggilan darurat dari nomor Telkomsel saya, berulang kali pula gagal.

Menjelang dinihari, saya mengulang kembali, sekadar mencoba. Lagi-lagi gagal, seperti yang lakukan ketika menulis untuk bahan posting ini, pada pukul 5.19 WIB. Peringatan yang muncul di layar selalu sama: Your call has been rejected!

Saya coba menelepon ke nomor yang sama dengan menggunakanIM3 pada pukul 5.15 WIB, ternyata nyambung, namun segera saya putus kembali. Saya hanya ingin memastikan saja jenis layanan darurat itu.

Tak terbayang oleh saya, yang ketika menelepon itu dua korban terbaring tak berdaya, di samping sepeda motor yang ringsek pada bagian roda dan bodi depannya. Mereka mesti segera memperoleh penanganan medis segera, oleh karena itu saya berharap panggilan tersebut tak sia-sia. Jujur, saya melenggang pergi lantaran beberapa penolong sudah menghentikan mobil untuk membawa kedua korban ke rumah sakit yang tak jauh jaraknya dari lokasi celaka.

Andai tersambung ke kantor polisi, misalnya, saya bisa lebih tenang karena para korban akan memperoleh pengawalan kasusnya sedemikian rupa. Memberitahu atau melacak keluarga korban bisa dilakukan dengan segera, misalnya hanya melalui identitas ‘seadanya', seperti nomor polisi kendaraan yang digunakannya.

Saya tak tahu apa sebab ada keterangan panggilan dari nomor telepon saya ditolak. Siapa yang harus bertanggung jawab bila terjadi kasus gagal panggil demikian? Saya kira, banyak korban akan meninggal sia-sia akibat kecelakaan, namun lebih disokong oleh faktor sulitnya menghubungi pihak-pihak berkompeten yang bisa diharapkan bisa memberikan bantuan penanganan segera.

 

 


Tag: polisi, telkomsel, kecelakaan, emergenci call, 112

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Pantau

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

ndableg 0 0
telkomsel memang gebleg!
Gusmuh 0 0
ndableg: namanya aja orang yang kebelet naik haji umrah berjamaah.... yo cepet2 ngumpulin duit sebanyak2nya. Telkomshit, tai babi kalian!!!!
ndableg 0 0
Gusmuh: wah, ini 'tai babi-nya' lanjut di sini, gan?

*bantu sundul ah* : D
mawi wijna 0 0
semoga pihak Telkomsel ikut membaca artikel ini dan memberi tanggapan.

Silahkan login untuk memberikan pendapat