Tulangan yang Mengundang Bencana 3

Rabu, 14 Okt '09 18:58

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: libraries/Gatekeeper.php

Line Number: 260

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: libraries/Gatekeeper.php

Line Number: 260

Bekisting sudah dibuka, beton sudah mengeras, namun tulangan dibiarkan mencuat tanpa pengaman di sisi kiri kanan. Pada hari Minggu lalu selepas subuh, seorang pengendara mobil yang baru keluar dari gerbang kompleks berusaha menghindari deretan tulangan telanjang. "Takut ban tersobek tulangan," katanya. Memang sih, ban sisi kanan selamat, namun sisi kiri badan mobil akhirnya tergores tembok kompleks, karena pengemudi tak sadar terlalu mepet ke kiri.

Terlepas dari keterbatasan kemampuan navigasi si pengemudi, maupun cahaya selepas subuh yang masih remang-remang, tulangan telanjang tetaplah berbahaya. Minimal bagi para warga pejalan kaki yang sering berseliweran di sana.

Faktor keamanan diperlukan bukan hanya untuk pekerja proyek, melainkan juga para warga yang melintas di sekitar lokasi pengecoran di Jalan Raya Tajur, Bogor, ini. Memang, sekadar papan pembatas pun (misalnya lisplank?) membutuhkan biaya yang bisa melambungkan rencana anggaran biaya. Kalau prinsipnya begini, apa-apa bisa jadi mahal. Hanya keselamatan manusia yang murah.


Tag: pengecoran jalan, besi tulangan, standar keselamatan

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Pantau

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Antyo Rentjoko 0 0
Wah gak bener itu. Mestinya ada solusinya tanpa harus menutup jalan. Mbak Mpok pasti tahu kan?
prajnamu 0 0
Aih, lagi-lagi masalah jalan. Kayaknya anggaran perbaikan jalan di pelosok negeri sedang "sekarat" ya?
luwak 0 0
Antyo Rentjoko: pakai papan 2/20 bisa kali, bang paman? diikat kawat. minimal untuk nutupin tulangan yang nongol itu.
prajnamu: lho, sekarat tapi jalan terus, lalu spesifikasi diturunkan.. waks..

Silahkan login untuk memberikan pendapat