Uji Emisi, Uji Tebang Pilih 4
Minggu, 29 Nov '09 22:53
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: libraries/Gatekeeper.php
Line Number: 260
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: libraries/Gatekeeper.php
Line Number: 260
Mulai besok, Senin, beberapa tempat menjadi tempat uji emisi Pemprov DKI. Di tempat-tempat itu, area parkirnya mewajibkan stiker lolos uji emisi. Besok? Mendadak banget, keluh sebagian orang. Mirip pemberlakuan "belok kiri tak berarti langsung". Tanpa sosialisasi meski perda sudah mencanangkannya. Bahkan jauh hari sebelum pemprov memasang perangkat pemantau kualitas udara.
Bukan hanya mendadak tetapi juga alasan pemilihan situs sampel (sampling site). Lokasi tersebut jelas bukan untuk angkutan umum yang kadar gas buangnya, dalam pengandaian banyak orang, melebihi ambang batas. Bisa juga pilihan itu strategis: kalau mobil kelas menengah saja tak beres apalagi angkutan umum.
Sampai tengah pekan ini belum banyak yang tahu rencana pemberlakuan uji emisi. Orang yang datang khusus ke bengkel untuk uji emisi -- bukan untuk servis berkala, bukan isi nitro maupun, dan juga bukan sekadar ganti oli -- masih sedikit. Padahal rambu lalu lintas dekat bengkel sudah terpasang lebih. "Kalo cuma meriksa knalpot dikit," kata seorang montir di Jalan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Rabu lalu.
Jadi? Kita lihat besok, bagaimana kondisi di lapangan. Tentang stiker, boleh jadi belum semua petugas parkir mengenal stiker itu. Saya pun belum mengenalnya. Padahal jika hanya menyangkut stiker, apa sih yang tidak bisa dibeli dan dipalsukan? :D
Tag: jakarta, lingkungan, uji emisi, gas buang, knalpot, kualitas udara
Pantau
Terkait:
-
Instrospeksi Kemerdekaan 65 Tahun Republik Indonesia
Kamis, 19 Agu '10 11:35 -
Harta Bang Foke Menjadi 46,9 Milyar
Kamis, 12 Agu '10 10:07 -
Nama Ariel Peterpan (Peterporn) Menjadi Ariel Tabah Sabaruddin
Selasa, 13 Jul '10 16:31
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
syaifuddin: Perlu
-
prajnamu: Penting
-
hendijo: Penting
-
mawi wijna: Bagus
-
doeh: Perlu
-
le renard: Penting
-
ndableg: Penting

Melati, bukan nama sebenarnya

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat