Judi Warung Kopi 2
Rabu, 14 Jul '10 08:02
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: libraries/Gatekeeper.php
Line Number: 260
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: libraries/Gatekeeper.php
Line Number: 260
Beberapa hari sudah lewat dari ajang akbar sepak bola dunia. Acara yang membuat rona banyak warga di Indonesia sejenak berubah animatik dan bergelora. Malam-malam diisi teriakan riuh rendah, waktu sepertiga akhir malam menjadi berisi.
Kalkulus dan prediksi banyak muncul satu bulan ini. Lucu ketika di warung kopi dan pos siskamling banyak muka yang sejenak serius sontak bergembira ria, dan ujungnya sedih kalah taruhan bola.
TARUHAN? JUDI?
Iya. Kata mereka yang sudi begadang taruhan itu ibarat kafein yang harus ada dalam kopi, biar semangat melek. Tapi mereka sepertinya lupa kalau kafein itu bikin nagih :)
Taruhan bukan cuma soal skor. Dari orang-orang di warkop itu juga lahir pos-pos taruhan baru yang acapkali kreatif, misalnya taruhan bola keluar selanjutnya ke bagian kiri atau kanan lapangan, atau tim mana yang lebih dulu melakukan pelanggaran.
Yang dipertaruhkan macam-macam, tapi yang paling lumrah ya duit. Buat taruhan sampingan seperti ke mana bola ke luar biasanya cukup seribu, paling banyak lima ribu. Yang gede itu kalau taruhan skor, kalau menang duitnya bisa buat makan sebulan, apalagi kalau yang dipertaruhkan itu pertandingan final.
BIAR TEKOR ASAL…
Saya kasih titik-titik karena saya pribadi nggak ngerti gimana ngelanjutinnya. Kesohor jelas bukan tujuan, kecuali kepingin dicap punya indera khusus menerawang terus bikin biro konsultasi, rasanya pamor bukan tujuan utama. Peribahasa bertekor-tekor dahulu kaya raya kemudian juga nggak pasti. Banyak juga yang mesti kalah, gigit jari.
Nah sekarang musim jud, eh Piala Dunia sudah lewat. Ada yang -mungkin- jadi konglomerat anyar, dan ada juga yang baru melarat. Toh semuanya mesti hidup, ada pelajaran di sini bahwa yang pasti di dunia ini hanya ketidakpastian. Life must go on, sampai jumpa empat tahun mendatang.
Eh, yang menang jangan lupa 2,5% biar agak halal ;P
Tag: judi, taruhan, sepak bola, piala dunia
Pantau
Terkait:
-
Gurita “Peramal” Paul diminati Negara Spanyol
Jumat, 16 Jul '10 16:53
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
prajnamu: Penting
Melati, bukan nama sebenarnya

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat