Menerobos Jalur Bus Trans Jakarta 0
Kamis, 12 Agu '10 10:02
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: libraries/Gatekeeper.php
Line Number: 260
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Trying to get property of non-object
Filename: libraries/Gatekeeper.php
Line Number: 260
Pelaksanaan Sterilisasi jalur Bus Trans Jakarta dilakukan terhitung hari Senin, 2 Agustus 2010, dengan tujuan untuk memperlancar jalannya bus yang membawa para penumpang sampai tepat waktu di halte yang dituju oleh penumpang. Hal ini juga mengakibatkan beralihnya kendaraan pribadi ke jalur biasa membuat keadaan lalu lintas dari volume kendaraan meningkat di sejumlah ruas arteri.
Kepadatan lalu lintas yang diakibatkan beralihnya pelanggar penerobos jalur Trans Jakarta terjadi juga di beberapa titik. Petugas Dit lantas Polda Metro Jaya diterjunkan ke lapangan guna mengurai kepadatan yang terjadi. Meskipun demikian kepadatan lalu lintas masih saja tetap terjadi di beberapa ruas jalan yang berdampingan dengan koridor Busway , akibat daya tampung ruas jalan yang tidak berimbang dengan volume kendaraan.
Sejak diberlakukan sterilisasi kondisi jalur busway pun kini semakin terlihat steril dan menghasilkan suatu perkembangan yang cukup baik, kecepatan bus Transjakarta sudah meningkat dari rata-rata 20 kilometer per jam sebelum dilakukan sterilisasi menjadi 50 kilometer per jam saat diberlakukan sterilisasi.
Pemprov DKI Jakarta juga membentuk satuan tugas (satgas) sterilisasi jalur bus Transjakarta agar tidak lagi dimasuki kendaraan lain yang kerap menerobos jalur tersebut. Satgas sendiri terdiri dari unsur aparat kepolisian, Garnisun TNI, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan anggota Satpol PP DKI Jakarta.
Sejauh ini terdapat empat koridor yang menjadi percontohan sterilisasi jalur bus Transjakarta yakni, Koridor I (Blok M-Kota), Koridor III (Kalideres-Harmoni), Koridor V (Kampungmelayu-Ancol), dan Koridor VI (Ragunan-Dukuhatas).
Di lapangan memang masih ada kendaraan yang menerobos jalur tersebut, menurut Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Condro Kirono, Jumlah pelanggar pada hari kedua operasi sterilisasi jalur bus transjakarta naik dibandingkan dengan hari pertama operasi. Hari Senin hanya 406 kendaraan bermotor yang ditilang, sedangkan pada Selasa kemarin pekan lalu ada 1.247 kendaraan bermotor ditilang.
Rincian dari 1.247 kendaraan itu adalah 1.184 kendaraan bermotor roda dua, 41 mobil pribadi, serta sisanya adalah angkutan umum dan angkutan barang. Malah kini masih ada juga yang nekat menerobos jalur tersebut, orang-orang yang mengendarai sepeda (bike) ada juga yang menerobos jalur itu.
Pada tahun 2010 ini Pemprov DKI juga akan mengoperasikan dua koridor busway lagi, yakni koridor IX (Pinangranti-Pluit) dan koridor X (Cililitan-Tanjungpriok). Rencananya dua koridor itu akan beroperasi mulai Desember 2010 mendatang. Dua koridor tersebut masih menunggu proses pengadaan bus Transjakarta. Di harapkan dengan dioperasikanya dua koridor tersebut akan lebih banyak lagi masyarakat yang bisa dilayani.
Tag: kemacetan, rachmad yuliadi nasir, trans jakarta, sterilisasi jalur bus Transjakarta, polda metro jaya, bus way
Pantau
Terkait:
-
Para Ahli Perdebatkan Kejaksaan
Selasa, 24 Agu '10 13:11 -
Perdamaian Memang Indah
Kamis, 19 Agu '10 11:44 -
Instrospeksi Kemerdekaan 65 Tahun Republik Indonesia
Kamis, 19 Agu '10 11:35
Melati, bukan nama sebenarnya

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat