Peran Tokoh Agama Berantas AIDS 0

Kamis, 12 Agu '10 10:31

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: libraries/Gatekeeper.php

Line Number: 260

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: libraries/Gatekeeper.php

Line Number: 260

Penyakit AIDS terus menghantui setiap orang tidak terkecuali para tokoh agama yang risau karena banyak umat beragama yang terkena virus HIV/AIDS.

Kasus pertama AIDS dilaporkan pada tahun 1987 dengan estimasi ODHA (2006) sebanyak 24.075 kasus sedangkan kasus terbaru hingga September 2009 sebanyak 743 kasus. Sekarang ini penyumbang terbesar penyebaran bencana virus HIV/AIDS adalah melalui penasun (jarum suntik) yang tidak steril.

Hingga Desember 2009 di DKI Jakarta ada 5800 kasus HIV/AIDS, meninggal 761 orang dan pada Juni 2010 ada penambahan kasus HIV 1600 dan 250 orang terkena AIDS. Kalangan yang terbesar Penderita adalah Ibu Rumah Tangga (IRT) 1970 orang dan penjaja seks 604 orang hingga akhir desember 2009.

Tokoh agama berperan besar untuk menyadarkan para umatnya, disini tokoh-tokoh semua agama harus bekerja sama dengan para LSM untuk memberantas HIV/AIDS dan memberi penyuluhan karena sering kali orang kurang menerima bila hal tersebut dilakukan oleh pemerintah.

Dilapangan masih banyak juga tokoh umat beragama yang tidak mengerti tentang HIV/AIDS, cara-cara penularannya dan pencegahannya, kedepan peran KPAN (komisi Penanggulangan AIDS Nasional) dan KPAD (Komisi Penangulangan AIDS Daerah) harus dioptimalkan.

Terakhir marilah kita meningkatkan keimanan, hindari perilaku berisiko, gunakan alat pencegah (kondom) serta hilangkan stigma dan diskriminasi.

http://www.facebook.com/whohasthebiggestbrain?v=photos#!/group.php?gid=212006657657&ref=ts

DUKUNG BASMI AIDS - STOP AIDS


Tag: aids, seks, kondom, ODHA, bencana, hiv/aids, stop aids, rachmad yuliadi nasir, virus HIV, tokoh agama, penyakit AIDS

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Pantau

Terkait:

Komentar:

Silahkan login untuk memberikan pendapat